
Yang pertama yang menjadi penyebab kepopuleran asuransi jiwa dibanding asuransi umum ialah dalam hal segmen yang menjadi pangsa pasarnya.
"Ya itu, secara umum, memang pernbedan dasar asuransi jiwa dan asuransi umum dari segmen yang digarap. Asuransi umum itu korporasi lebih dominan, individual sedikit, sebaliknya di asuransi jiwa berkebalikan,"ungkapnya kepada Liputan6.com.
Sebenarnya setiap individu pekerja di sebuah perusahaan juga dijamin oleh asuransi melalu asuransi umum. Namun sayangnya individu tersebut tidak terlalu paham mengenai hal itu mengingat perusahaan asuransi umum hanya akan berurusan dengan perusahaannya ketimbang dengan para pekerjaannya.
"Itu menyebabkan pengenalan asuransi jiwa akan semakin kuat, alasannya penetrasinya eksklusif ke individu,"tegasnya.
Selain itu faktor lain yang menyebabkan kurang populernya asuransi umum di indera pendengaran masyarakat juga alasannya sistem pemasaran yang berbeda.
Julian menjelaskan asuransi jiwa selalu mengandalkan jumlah biro yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia bahkan dunia yang tanpa mempunyai kantorpun setiap orang dapat menjadi biro asuransi jiwa. Beda denagn asuransi umum yang mempunyai biro tak sebanyak itu dan sangat mengandalkan kinerja kantor cabang.
"Jumlah agennya juga asuransi jiwa lebih besar, bila asuransi umum kebanyakan korporasi, jadi tidak sebanyak biro asuransi jiwa. Saya melihat ini salah satu faktor mengapa asuransi jiwa lebih popular daripada asuransi umum,"terang dia.
Baca juga :
- Asuransi Jiwa Indonesia Terbaik 2015
- Asuransi Terbaik 2015 dan Daftar Seluruh Asuransi Di Indonesia
- Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik
- Tips Memilih Asuransi Jiwa Terbaik Dengan Tepat
- Tips Untuk Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik
- Perbedaan Asuransi Jiwa dengan Unitlink
- Tips Memilih dan Menghadapi Agen Asuransi
- Tips-Tips Untuk Memilih Asuransi Terbaik
- Penyebab Asuransi Tidak Dibayar
- Pengertian Klaim Asuransi, Cara Klaim Asuransi
Sumber : liputan6.com